Tuesday, October 13, 2009

bahasa pascal

Apakah Program itu ?
Instruksi – instruksi yang diberikan kepada computer agar computer dapat melaksanakan tugas – tugas tertentu dikenal sebutan program, sebuah program berisi sekumpulan kode, kode – kode yang digunakan dapat bermacam – macam dan bergantung oleh bahasa pemrograman komputer yang digunakan. Adapun upaya untuk membuat program dikenal dengan sebutan pemrograman atau pengkodean.

Bahasa Pemrograman ?

Seperti halnya manusia yang mempunyai bermacam – macam bahasa, begitu juga komputer. Namun berbeda dengan manusia yang bahasa dasarnya bervariasi, tergantung suku, bangsa atau bermukim, komputer hanya mempunyai bahasa dasar yang berupa bahasa mesin. Bahasa mesin adalah bahasa yang hanya mengenal kode biner, yaitu 0 dan 1 saja. Bahasa ini sudah tentu sulit bagi manusia. Menulis program dengan bahasa mesin sungguh sangat menjemukan, menyita waktu bagi penilisnya dan menuntut pengetahuan tentang mesin tiu sendiri.

Agar program mudah dibuat maka akhirnya diciptakanlah bahasa pemrograman computer yang lain. Pada dasarnya ada dua golongan bahasa pemrograman computer, yaitu :

1. Bahasa Tingkat Rendah (low-level language)
Merupakan bahasa assembly atau bahasa mesin. Lebih dekat ke mesin (hardware), dimana high-level programming languages dekat pada bahasa manusia.

- Bahasa Mesin (machine language)
Bahasa mesin merupakan representasi tertulis machine code (kode mesin), yaitu kode operasi suatu mesin tertentu. Bahasa ini bersifat khusus untuk mesin tertentu dan "dimengerti" langsung oleh mesin, sehingga pelaksanaan proses sangat cepat. Bahasa mesin kelompok komputer tertentu berlainan dengan bahasa mesin kelompok komputer yang lain. Abstraksi bahasa ini adalah kumpulan kombinasi kode biner "0" dan "1" yang sangat tidak alamiah bagi kebanyakan orang - kecuali insinyur pembuat mesin komputer. Karena tidak alamiah bagi kebanyakan orang, bahasa mesin juga disebut bahasa tingkat rendah.


- Bahasa Assembly (assembly language)
Bahasa rakitan (assembly language) merupakan notasi untuk menyajikan bahasa mesin yang lebih mudah dibaca dan dipahami oleh manusia. Bahasa ini sudah menggunakan simbol alpabet yang bermakna (mnemonic). Contoh “MOV AX 1111”, pindahkan ke register AX nilai 1111. Proses data oleh komputer berdasarkan perintah bahasa rakitan adalah cepat. Meski demikian masih merepotkan-bahkan bagi kebanyakan pemrogram, karena masih harus mengingat-ingat tempat penyimpanan data. Bahasa rakitan juga bersifat khusus untuk mesin tertentu. Contoh: Assembler.
2. Bahasa Tingkat Tinggi (high-level language)
Adalah bahasa pemrograman yang dekat dengan bahasa manusia, kelebihan utama dari bahasa ini adalah mudah untuk di baca, tulis, maupun diperbaharui, sebelum bisa dijalankan program harus terlebih dahulu di-compile. Contoh : Ada, Algol, BASIC, COBOL, C, C++, FORTRAN, LISP, dan Pascal, dsb.
Pada generasi bahasa pemrograman terakhir sekarang ini, kedua cara interpretasi dan kompilasi digabungkan dalam satu lingkungan pengembangan terpadu (IDE = integrated development environment).
Cara interpretasi memudahkan dalam pembuatan program secara interaktif dan cara kompilasi menjadikan eksekusi program lebih cepat. Pertama program dikembangkan interaktif, kemudian setelah tidak ada kesalahan keseluruhan program dikompilasi. Contoh bahasa program seperti ini adalah Visual BASIC yang berbasis BASIC dan Delphi yang berbasis PASCAL.
Bahasa tingkat tinggi bersifat portable. Program yang dibuat menggunakan bahasa tingkat tinggi pada suatu mesin komputer bersistem operasi tertentu, hampir 100% bisa digunakan pada berbagai mesin dengan aneka sistem operasi. Kalaupun ada perbaikan sifatnya kecil sekali.

Langkah – langkah membuat program :
Mengidentifikasi masalah
Sebelum kita membuat program maka terlebih dahulu harus memahami permasalahannya. Contoh : misalkan kita akan membuat program menghitung luas segitiga : untuk menghitung luas segitiga kita membutuhkan alas, tinggi lalu menghitung luas dengan rumus : ½ x a x t.

Merumuskan masalah
Di dalam merumuskan masalah kita bisa menggunakan alur atau yang dikenal dengan sebutan Algoritma, algoritma itu sendiri diambil dari seorang Matematikawan yang bernama Mohammed Ibn Musa Al- Khwarizmi, ada 3 bentuk algoritma yaitu :
Algoritmanya dalam bahasa sehari-hari
Bentuk algoritma ini menggunakan bahasa sehari – hari yang sering kita pakai, contohnya Algoritma menghitung luas segitiga :
1. mulai
2. masukkan alas dan tinggi
3. hitung luas dengan rumus l = 0,5 x alas x tinggi
4. tampilkan l
5. selesai
Algoritma dalam bentuk pseudocode
Bentuk algoritma ini sudah menggunakan kode – kode pascal, contohnya :
1. start
2. input a,t
3. proses : l:=0.5*a*t
4. output l
5. end.